• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pers
LOCUS DELICTINEWS
  • Berita Utama
  • Berita Nasional
  • Berita Daerah
  • Birokrasi
  • Hukum Kriminal
  • Investigasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Berita Nasional
  • Berita Daerah
  • Birokrasi
  • Hukum Kriminal
  • Investigasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
LOCUS DELICTINEWS
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Kemenkumham Bali Perkuat Kualitas Pembinaan Narapidana melalui Penguatan Assesor Pemasyarakatan

admin by admin
November 28, 2024
in Berita Daerah
0
Kemenkumham Bali Perkuat Kualitas Pembinaan Narapidana melalui Penguatan Assesor Pemasyarakatan
0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Denpasar, Locusdelictinews.com.Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali melalui Divisi Pemasyarakatan menggelar kegiatan Penguatan Assesor Pemasyarakatan yang mengangkat tema “Penguatan dan Pendampingan Assesor Pemasyarakatan Dalam Peran, Tugas dan Fungsi untuk Meningkatkan Kualitas Pembinaan dan Pengamanan di Lapas/Rutan/LPKA se Wilayah Bali”, Kamis (28/11).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para asesor dalam melakukan asesmen risiko terhadap narapidana. Asesmen yang akurat dan komprehensif sangat penting untuk merancang program pembinaan yang efektif dan tepat sasaran, serta mengurangi risiko terjadinya tindak pidana kembali.

“Asesor pemasyarakatan memiliki peran yang sangat krusial dalam proses pembinaan narapidana. Melalui asesmen, kita dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan seseorang melakukan tindak pidana dan merancang program pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan individu,” ujar Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan dan Teknologi Informasi Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, I Nyoman Mudana, mewakili Kepala Divisi Pemasyarakatan.

Dalam kegiatan ini, para asesor diberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai berbagai instrumen asesmen yang berbasis pada teori kriminologi terkini. Dengan demikian, diharapkan asesmen yang dilakukan dapat memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai risiko residivisme dan faktor-faktor kriminogen yang dimiliki oleh setiap narapidana.

“Dengan asesmen yang lebih baik, kita dapat merancang program pembinaan yang lebih efektif dan tepat sasaran. Sehingga, diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan rehabilitasi dan reintegrasi sosial narapidana,” tambah Mudana.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Divisi Pemasyarakatan dan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, baik secara langsung maupun daring.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Pramella Y. Pasaribu sangat mengapresiasi kegiatan penguatan asesor pemasyarakatan. “Kualitas pembinaan narapidana merupakan kunci keberhasilan pemasyarakatan. Dengan memiliki asesor yang kompeten, kita dapat memastikan bahwa setiap narapidana mendapatkan program pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi mereka. Ini sejalan dengan komitmen kita untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik”, ungkapnya.

 

(ma)

 

Tags: Bali
Previous Post

Tingkatkan Kualitas SDM, Petugas Lapas Tabanan Ikuti Penguatan Asesor Pemasyarakatan

Next Post

Kapolres Badung Serukan Jaga Persatuan Pasca Pemungutan Suara

admin

admin

Next Post
Kapolres Badung Serukan Jaga Persatuan Pasca Pemungutan Suara

Kapolres Badung Serukan Jaga Persatuan Pasca Pemungutan Suara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

  • Advertorial
  • Berita Daerah
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Birokrasi
  • Hukum Kriminal
  • Investigasi
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sosial
  • TNI dan Polri
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pers

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.