• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pers
LOCUS DELICTINEWS
  • Berita Utama
  • Berita Nasional
  • Berita Daerah
  • Birokrasi
  • Hukum Kriminal
  • Investigasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Berita Nasional
  • Berita Daerah
  • Birokrasi
  • Hukum Kriminal
  • Investigasi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
No Result
View All Result
LOCUS DELICTINEWS
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

admin by admin
November 13, 2024
in Berita Daerah
0
0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bali,locusdelictinew.com-Dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan melakukan optimalisasi Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang merupakan tempat praktik program pembinaan bagi Warga Binaan, Rabu (13/11). Program pembinaan yang diberikan yaitu pembinaan kemandirian pertanian dan perkebunan yang dilaksanakan di Kebun Lapas.

Kepala Lapas (Kalapas) Tabanan, Muhamad Kameily mengungkapkan bahwa SAE Lapas Tabanan sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan serta komitmen kami dalam mendukung program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden serta program akselerasi Menimipas kami telah melaksanakan Asimilasi dan Edukasi bagi Warga Binaan dimana pembinaan kemandirian tersebut telah berjalan dengan baik melalui SAE sebagai sarana pembinaan bagi Warga Binaan,” ujar Kameily.

Kameily juga menerangkan bahwa pembinaan kemandirian yang diberikan bagi Warga Binaan melalui SAE ini yaitu pertanian dan perkebunan seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. “Kami membekali Warga Binaan dengan keterampilan seperti penanaman, pemupukan dan perawatan Cabai, Kangkung, Ketela, Sereh dan Pisang. Selain itu kami juga berharap dengan pembinaan ini dapat memberikan bekal bagi mereka dengan keterampilan bertani ketika nanti telah reintegrasi kembali ke masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Komang Suryana menambahkan bahwa hasil panen dari kegiatan ini selain dipergunakan untuk Lapas juga didistribusikan bagi warga sekitar. “Kadang-kadang hasil panen yang melimpah juga kami jual kepada masyarakat dengan harga yang terjangkau. Hasil penjualan tersebut kami serahkan kepada Negara melaui Penerimaan Negara Bukan Pajak atau PNBP,” ucapnya.

 

(Yanto)

Previous Post

PERKEMBANGAN PERGERAKAN ABU VULKANIK GUNUNG LEWATOBI, RUANG UDARA BANDARA I GUSTI NGURAH RAI TIDAK TERDAMPAK

Next Post

PERAYAAN HARI KESEHATAN NASIONAL KE-60 DI DINAS KESEHATAN PROVINSI BALI

admin

admin

Next Post
PERAYAAN HARI KESEHATAN NASIONAL KE-60 DI DINAS KESEHATAN PROVINSI BALI

PERAYAAN HARI KESEHATAN NASIONAL KE-60 DI DINAS KESEHATAN PROVINSI BALI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

  • Advertorial
  • Berita Daerah
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Birokrasi
  • Budaya
  • Hukum Kriminal
  • Investigasi
  • Mitrapublik
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sosial
  • TNI dan Polri
  • Uncategorized
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Pers

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.