Kebakaran Dua Rumah Konveksi di Sidoyoso, Surabaya: Api Merambat ke Rumah Warga Sekitar

Peristiwa65 Views
banner 468x60

Surabaya, locusdelictinews l Kebakaran hebat melanda kawasan Sidoyoso II Gang 3, Kecamatan Simokerto, Surabaya, pada Senin dini hari (16/3/2026). Dua rumah milik Hoo Giok yang dijadikan satu bangunan untuk usaha konveksi ludes terbakar. Api kemudian merambat ke rumah milik Darsono yang berada tepat di sampingnya.

Kabid Pemadam Kebakaran Surabaya, M. Rokhim, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 00.54 WIB. “Yang terbakar dua rumah yang dijadikan satu bangunan, milik Hoo Giok. Api juga merambat ke rumah Darsono di sebelahnya,” ujarnya.

banner 336x280

Sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran, 6 tim rescue, serta 2 unit tangki dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dikerahkan untuk memadamkan api. Namun, akses menuju lokasi yang sempit membuat proses pemadaman tidak berjalan maksimal. Hanya unit kecil yang bisa masuk mendekati titik kebakaran.

“Api pokok padam pukul 01.43 WIB, sedangkan pembasahan selesai dan dinyatakan kondusif pada pukul 03.03 WIB,” tambah Rokhim.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat kebakaran terjadi, usaha konveksi tersebut sedang tidak beroperasi karena aktivitas hanya berlangsung pada pagi hingga siang hari. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar karena peralatan konveksi, bahan kain, serta hasil produksi yang tersimpan di dalam bangunan hangus terbakar.

Sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi mengaku panik saat melihat api membesar. Salah satu warga Gang 3 mengatakan dirinya sempat mendengar suara letupan sebelum api menjalar.
“Saya kaget, tiba-tiba ada suara seperti ledakan kecil. Begitu keluar rumah, api sudah membesar di bagian atas bangunan konveksi itu,” tuturnya.

Warga lain, Pak Sutris (63), yang juga merupakan salah satu Kabid anggota Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Simokerto, menambahkan bahwa mereka berusaha membantu dengan peralatan seadanya sebelum petugas datang.
“Kami sempat mencoba menyiram dengan air dari ember, tapi api terlalu besar. Untung petugas cepat datang, meski aksesnya sulit,” ujarnya.

Sementara itu, Darsono, pemilik rumah yang ikut terbakar, hanya bisa pasrah melihat sebagian bangunannya dilalap api. “Saya tidak sempat menyelamatkan barang-barang. Api terlalu cepat menjalar,” katanya dengan wajah murung.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di bangunan konveksi milik Hoo Giok. Pihak pemadam kebakaran mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, terutama di bangunan usaha yang menyimpan banyak bahan mudah terbakar.

Selain itu, warga di kawasan padat penduduk diingatkan agar memperhatikan jalur akses darurat. Jalan sempit dan tertutup seringkali menjadi kendala utama dalam proses evakuasi maupun pemadaman.

 

 

 

 

(Amsory)

banner 336x280