Mojokerto,locusdelictinews|Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto menggelar kegiatan pesantren kilat bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari pembinaan kerohanian di bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas Mojokerto tersebut diikuti oleh warga binaan dengan penuh antusias pada Sabtu (14/3).
Pesantren kilat ini menjadi salah satu sarana pembinaan kepribadian yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan. Melalui kegiatan ini, warga binaan diajak untuk memperdalam pemahaman agama serta menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa kegiatan pesantren kilat merupakan bagian penting dari pembinaan kepribadian bagi warga binaan, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai spiritual selama bulan Ramadhan. “Kami berharap melalui kegiatan ini warga binaan dapat memanfaatkan momentum Ramadhan untuk memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Rudi.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi keagamaan yang menekankan bahwa kebahagiaan dalam hidup tidak selalu diukur dari harta maupun tahta. Kebahagiaan sejati justru hadir dari hati yang bersyukur, ketenangan batin, serta kedekatan seseorang dengan Tuhan.
Selain itu, warga binaan juga diberikan pembinaan membaca dan menghafal doa-doa sehari-hari yang dapat diamalkan dalam kehidupan. Materi ini bertujuan agar warga binaan terbiasa memulai setiap aktivitas dengan doa serta menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai pedoman dalam kehidupan.
Kegiatan berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh kekeluargaan. Para warga binaan terlihat mengikuti setiap sesi dengan serius, mulai dari penyampaian materi hingga praktik membaca doa bersama yang dipandu oleh petugas pembinaan dan pembimbing keagamaan.
Melalui kegiatan pesantren kilat ini diharapkan warga binaan dapat memaknai bulan Ramadhan sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, serta menanamkan nilai kehidupan sederhana yang membawa ketenangan dan kebahagiaan sejati.
(Nrk)
















