Surabaya,locusdelictinews l Nanda (27), seorang wanita muda asal Surabaya, tahu betul betapa beratnya menyandang status sebagai janda. Di usia yang masih muda, dia harus menghadapi stigma sosial yang melekat pada statusnya itu, terutama karena dia sudah memiliki anak.
“Sebagai wanita, saya tahu bahwa status janda itu tidak diinginkan oleh banyak orang, apalagi kalau sudah punya anak,” kata Nanda dihadapan awak media locusdelictinews.com, pada Rabu 4 Maret 2026.
Namun, takdir lain yang membuat Nanda harus menerima statusnya itu. Suaminya yang lagi memburu seorang wanita penghibur malam beberapa tahun lalu, meninggalkan dia dengan seorang anak yang masih kecil.
“Masih kata Nanda. Saat itu, saya merasa seperti dunia runtuh. Tapi, saya harus kuat untuk anak saya,” tutur Nanda
Lanjut, Nanda kini berusaha untuk memulai hidup baru, meskipun masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Dia berharap bahwa ceritanya bisa menjadi inspirasi bagi wanita lain yang mungkin sedang menghadapi situasi serupa.
“Jangan pernah menyerah, karena hidup masih terus berlanjut. Kita harus kuat dan berani menghadapi apa pun yang datang,” tandasnya
Tak hanya itu, Nanda juga berharap bahwa masyarakat bisa lebih menerima dan tidak menghakimi wanita yang menyandang status sebagai janda.
“Kita semua memiliki takdir yang berbeda-beda. Jangan pernah menghakimi orang lain, karena kita tidak tahu apa yang mereka alami.”
Pungkasnya.
(Amsory)

















