PETUGAS LAPAS MOJOKERTO DENGARKAN LANGSUNG KELUHAN WARGA BINAAN, PASTIKAN KONDISI TETAP KONDUSIF DI BULAN RAMADHAN

Mitrapublik14 Views
banner 468x60

Mojokerto,locusdelictinews|Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto melaksanakan kegiatan kontrol sekaligus mendengarkan langsung keluhan warga binaan dengan menyambangi kamar-kamar hunian, Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian serta upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif di tengah bulan Ramadhan, Kamis (26/2).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) bersama staf serta petugas regu jaga. Mereka secara langsung masuk ke dalam kamar hunian untuk menyapa dan berdialog dengan warga binaan.

banner 336x280

Dalam kesempatan itu, Ka. KPLP menanyakan secara langsung berbagai kondisi yang dirasakan warga binaan, mulai dari pelayanan, kebutuhan sehari-hari, hingga situasi keamanan di dalam blok hunian. Pendekatan humanis ini dilakukan agar setiap permasalahan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

Selain mendengarkan keluhan, petugas juga memberikan penguatan kepada warga binaan untuk senantiasa menjaga kerapian kamar dan kebersihan lingkungan sekitar. Penataan barang-barang pribadi juga menjadi perhatian agar kamar hunian tetap tertib dan nyaman.

Ka. KPLP turut mengingatkan pentingnya sikap hormat kepada petugas sebagai bagian dari tata tertib yang berlaku. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan dan saling menghargai menjadi kunci terciptanya suasana yang harmonis di dalam lapas.

Tidak hanya di blok hunian pria, kegiatan kontrol dan dialog ini juga dilaksanakan di blok wanita. Petugas meninjau langsung kondisi kamar-kamar hunian serta memastikan seluruh warga binaan dalam keadaan baik dan dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang.

Dalam arahannya, petugas juga menghimbau seluruh warga binaan untuk menjaga kondusifitas lapas selama bulan suci Ramadhan. Momentum Ramadhan diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan introspeksi diri serta memperkuat sikap saling menghormati.

Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa kegiatan mendengarkan langsung keluhan warga binaan merupakan bagian dari deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. “Kami ingin memastikan bahwa setiap warga binaan merasa didengar dan diperhatikan. Dengan komunikasi yang baik, potensi permasalahan dapat dicegah sejak awal,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa pendekatan persuasif dan dialogis akan terus dikedepankan dalam pelaksanaan tugas pengamanan dan pembinaan. Menurutnya, keamanan yang kondusif tidak hanya dibangun melalui pengawasan, tetapi juga melalui komunikasi yang terbuka.

Melalui kegiatan ini, Lapas Mojokerto berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan suasana pembinaan yang aman, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan, khususnya di bulan Ramadhan yang penuh berkah.

 

 

 

 

 

( Nrk)

banner 336x280