Mojokerto,locusdelictinews|itu Lapas Kelas IIB Mojokerto melaksanakan kegiatan pencucian tempat cadong warga binaan menggunakan air panas sebagai langkah menjaga kebersihan dan higienitas perlengkapan makan, Sabtu (7/2).
Kegiatan ini dilakukan secara berkala oleh petugas bersama warga binaan yang bertugas di dapur. Seluruh tempat cadong dibersihkan menggunakan air panas untuk meminimalisir kuman dan bakteri, sehingga tetap aman digunakan setiap hari.
Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Lapas Mojokerto dalam meningkatkan standar pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar warga binaan, khususnya pada aspek kesehatan dan kebersihan. Peralatan makan yang bersih menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi fisik warga binaan.
Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan menegaskan bahwa kebersihan dapur dan perlengkapan makan menjadi perhatian serius jajaran lapas. Penggunaan air panas diharapkan mampu memberikan perlindungan tambahan dari potensi penyebaran penyakit serta membangun pola hidup bersih di lingkungan lapas.
“Pencucian tempat cadong menggunakan air panas ini merupakan komitmen kami untuk memastikan kebersihan dan kesehatan warga binaan tetap terjaga. Kami ingin seluruh perlengkapan makan yang digunakan benar-benar higienis dan aman, sekaligus menanamkan budaya hidup bersih di lingkungan Lapas Mojokerto.”
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan kedisiplinan dan tanggung jawab bagi warga binaan yang terlibat. Dengan pengawasan petugas, proses pencucian dilakukan secara tertib sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Mojokerto terus berupaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan layak, sehingga proses pembinaan dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif bagi warga binaan.
(Nrk)

















