Pembinaan Keagamaan Warga Binaan Kristiani, Lapas Mojokerto Gandeng Persekutuan Doa Anugerah Surabaya

Mitrapublik10 Views
banner 468x60

Mojokerto,locusdelictinews|Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto melaksanakan kegiatan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Kristiani bersama Persekutuan Doa Anugerah Surabaya yang digelar di Aula Utama Lapas Mojokerto (21/1).

Kegiatan pembinaan rohani tersebut diikuti oleh WBP Kristiani dengan penuh khidmat dan tertib. Pembinaan dilaksanakan melalui ibadah, doa bersama, serta penyampaian pesan-pesan rohani sebagai upaya membangun keimanan, penguatan mental, dan karakter positif WBP selama menjalani masa pidana.

banner 336x280

Kalapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan pembinaan rohani bagi warga binaan. Menurutnya, pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam membentuk pribadi WBP agar lebih baik dan berakhlak.

“Kami sangat mendukung kegiatan pembinaan rohani seperti ini karena mampu memberikan ketenangan batin, memperkuat iman, serta menjadi bekal penting bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan siap kembali ke masyarakat,” ujar Rudi Kristiawan.

Lebih lanjut, Rudi Kristiawan menegaskan bahwa Lapas Mojokerto berkomitmen menghadirkan pembinaan yang menyeluruh, baik dari aspek kepribadian maupun kemandirian, sebagai bagian dari tujuan sistem pemasyarakatan.

Melalui pembinaan rohani bersama Persekutuan Doa Anugerah Surabaya, diharapkan WBP Kristiani dapat menumbuhkan sikap introspeksi diri, rasa syukur, serta semangat untuk menjalani masa pembinaan dengan lebih positif.

Salah satu WBP Kristiani berinisial K menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan rohani tersebut memberikan dampak positif bagi dirinya dan WBP lainnya. Ia merasa lebih tenang dan termotivasi untuk terus berubah ke arah yang lebih baik.

“Pembinaan rohani ini sangat berarti bagi kami. Kami merasa dikuatkan secara iman dan mental sehingga lebih semangat untuk memperbaiki diri selama menjalani masa pidana,” ungkap WBP K.

Dengan adanya kegiatan pembinaan kepribadian ini, Lapas Mojokerto berharap WBP Kristiani memiliki keimanan yang semakin kuat, sikap hidup yang lebih baik, serta kesiapan untuk kembali dan berperan positif di tengah masyarakat.

 

 

 

 

 

 

(Nrk)

banner 336x280