Mojokerto, locusdelictinews|Dalam upaya pembinaan kepribadian dan penguatan karakter, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto bekerja sama dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Mojokerto menggelar pelatihan Pramuka bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Jumat (23/5).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas ini mendapat sambutan positif dari para warga binaan. Pelatihan difokuskan pada pembentukan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta nilai-nilai kebangsaan yang menjadi bagian dari prinsip dasar gerakan Pramuka.
Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konkret dari program pembinaan kepribadian, yang bertujuan menyiapkan warga binaan untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan mandiri.
“Melalui pelatihan Pramuka ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, semangat kebersamaan, dan tanggung jawab sosial kepada warga binaan. Ini menjadi bekal penting bagi mereka setelah bebas nanti,” ujar Rudi.
Sementara itu, perwakilan dari Kwarcab Kota Mojokerto yang hadir sebagai pelatih menyampaikan apresiasinya atas kerja sama ini dan berkomitmen untuk terus mendukung program pembinaan di Lapas. Pelatihan akan berlangsung secara berkala, seperti keterampilan dasar kepramukaan, serta pembinaan mental dan karakter.
Program ini juga menjadi bagian dari strategi Lapas Mojokerto dalam mendukung gerakan pemasyarakatan yang humanis, edukatif, dan berbasis pembinaan aktif melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor.
(Narko)












