Jurnalis Muda Media Lucusdelictinews, Amsory Berbagi Pengalaman Saat Di Timor Leste

Uncategorized146 Views
banner 468x60

Surabaya,locusdelictinews|Amsory Jurnalis termuda di jajaran media Locusdelictinews.com ini memiliki pengalaman yang sangat menarik dalam petualang sebagai jurnalis.

Amsory semenjak berpetualang di berbagai manca Indonesia, selain di kota Surabaya dirinya pernah punya pengalaman di Timor Leste yaitu. di Dusun Colmera, Desa Dili,

banner 336x280

ia menceritakan selama di Timor Leste pernah bekerja sebagai pengrajin membuat Lis Gipsum dan berbagai kerajinan lainnya. Amsory juga memiliki penghasilan yang sangat menakjubkan.

“Penghasilan yang saya peroleh setiap bulan dari pengrajin mencapai 300.000.- USS dolar. Jika dirupiahkan mencapai sebesar 4 juta 851.390,” kata Amsory, pada Jum’at (13/02/2026).

Tak hanya itu, Saat di Timor Leste, pengalaman terpahitnya Amsory menjelaskan, pada tahun 2008 lalu. Dirinya berangkat dari Surabaya menuju Timor Leste tujuannya untuk merubah hidup.

Tetapi saat di Timor Leste, Amsory harus lebih dahulu beradaptasi dengan masyarakat sekitar, menurutnya. Karena masyarakat Timor Leste konon katanya tidak suka dengan kedatangan warga Indonesia.

“Sulit mas Saya  harus mengambil hati masyarakat sekitar supaya saya bisa baik dengan meraka. Sampai selama satu hatun lebih saya akhirnya disegani oleh masyarakat Timor Leste,” Jelas Amsory.

Tak hanya masyarakat Timor Leste, Amsory juga mendekati petugas Imigran Timor Leste untuk menjadikan kerabat dekat supaya dirinya aman karena saat itu dirinya tidak memiliki Pisa kerja.

“Saya mendekati Marcel petugas imigran itu supaya tidak ditangkap saat beraktivitas ataupun bekerja di negara orang lain. Tentunya saya harus tidak melanggar, meski saya dibilang bersalah oleh petugas imigran,” ungkapnya.

Disamping sebagai pengrajin, dirinya juga punya keahlian memijat atau tukang urut untuk trapi kesehatan tradisional, tentunya pasien yang menggunakan jasa Amsory, tak hanya masyarakat saja, juga ada Polisi UN Malaysia,

Menurutnya, ia punya keahlian pengobatan tradisional pijat urut itu memang dari leluhur hingga turun temurun ke anak cucunya,

“salah satu-satunya yang menjadi pewaris  yang diberikan keahlian sangat tidak terduga,” bebernya.

Setelah pulang ke Indonesia, dirinya berkeinginan sebagai seorang penulis cerita sehingga dirinya memilih mendaftar diri untuk menjadi seorang jurnalis atau wartawan di media Locusdelictinews. Yang di pimpin oleh Abdul Munif sebagai pemimpin redaksi media.

” Saya di media Locusdelictinews  ditempatkan di Hukrim (Hukum dan Kriminal) kriminamulai dari peristiwa, kejahatan, sampai menciptakan kerja sama yang baik dengan pihak kepolisian,” tambahnya.

Amsory berharap dengan adanya bergabungnya dirinya di media online locusdelictinews.com, bisa menjalin mitra yang baik dengan instansi mulai dari kepolisian, pemerintah, hingga masyarakat luas.

“semoga media  locusdelictinews.com terus menyajikan berita-berita yang aktual, berimbang dan positif sehingga bisa mengedukasi masyarakat” Pungkasnya

 

 

 

 

(Nrk)

banner 336x280